Unesco Serahkan Sertifikat Saman Gayo

Jumat, 26 September 2014 - 00:19 WIB | Nanggroe | Dilihat: 396 kali
  • Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, didampingi Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim (kiri) menerima penghargaan sertifikat "Tari Saman" dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) yang diserahkan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Wiendu Nuryanti, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis, 25 September 2014. FOTO HUMAS PEMPROV ACEH
  • FILE - Penari menampilkan tarian Saman Gayo pada malam resepsi HUT ke-20 Harian Serambi Indonesia yang berlangsung di Anjong Monmata, Banda Aceh, Minggu 15 Maret 2009 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Sejumlah penari Saman tampil dalam acara Didong Semalam Suntuk yang digelar Keluarga Negeri Antara (KNA) di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Sabtu 11 Desember 2010 malam. SERAMBI/HARI TEGUH PATRIA
  • FILE - Group Tari Saman dari Pusaka Nanggroe tampil saat menyambut KSAD Jenderal TNI, Budiman, di lapangan Kecamatan Tiro, Pidie, Sabtu 7 September 2013. SERAMBI/M NAZAR
  • FILE - Grup Tari Saman asal Aceh Barat memeriahkan resepsi Hari Jadi Meulaboh Ke-425 dan Hari jadi Aceh Barat Ke-68 di halaman Kantor Bupati, Jumat 11 Oktober 2013 malam. SERAMBI/RIZWAN
  • Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • Para siswa mengikuti kegiatan ekstra sekolah dengan latihan Tari Saman, Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu 9 Februari 2013. SERAMBI/RASIDAN
  • Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • FILE - Sejumlah mahasiswa sedang memainkan Tari Saman di sela-sela Pertemuan Mahasiswa Poros Leuser di Hotel Triarga, Pasar Inpres, Takengon, Aceh Tengah, Jumat 29 Oktober 2010. SERAMBI/JALIMIN
  • Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Grup Tari Saman di Museum Tsunami, Banda Aceh, Sabtu 8 Desember 2012. DOK SERAMBI
  • FILE - Sejumlah penari Saman tampil dalam acara Didong Semalam Suntuk yang digelar Keluarga Negeri Antara (KNA) di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Sabtu 11 Desember 2010 malam. SERAMBI/HARI TEGUH PATRIA
  • FILE - Grup Tari Saman asal Kabupaten Bener Meriah, memeriahkan acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Permata Gayo, Kamis 8 Maret 2012 di Kampung Wih Konyel, Kecamatan Bukit, Bener Meriah. SERAMBI/MAHYADI
  • FILE - Personel Polres Aceh Barat, mengikuti latihan tarian saman di Mapolres setempat, Jumat 8 Februari 2013. SERAMBI/RIZWAN
  • FILE - Penari dari Sanggar IAIN Ar Raniry menampilkan tari saman pada launching Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Restorasi dan Perlindungan Ekosistem Mangrove, di pesisir Gampong Pande, Kecamatan Kuta Raja, Banda Aceh, Selasa 19 Maret 2013. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • FILE - Siswa Bintara Polri SPN Seulawah, Aceh Besar menampilkan Tari Saman pada peringatan HUT Ke-67 Bhayangkara di halaman Mapolda Aceh, Banda Aceh, Senin 1 Juli 2013. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • FILE - Prajurit TNI Kodim 0113/Gayo Lues, menampilkan Tari Saman dalam resepsi HUT TNI ke-68 di lapangan Pancasila, Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu 5 Oktober 2013. SERAMBI/RASIDAN.
  • FILE - Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Penari dari Sanggar Rempelis Mude, Kabupaten Gayo Lues tampil dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Gayo (Hipermagas) di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu 7 Desember 2013 malam. SERAMBI/M ANSHAR
  • FILE - Penampilan Tari Saman memeriahkan PORA Ke XII Tahun 2014, di Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu 14 Juni 2014. SERAMBI/SENI HENDRI
  • FILE - Grup Tari Saman dari Sanggar Syech Hamzah Fansury, Subulussalam, tampil dalam acara HUT ke-66 TNI di Makodim 0109/Singkil, Rabu 5 Oktober 2011. SERAMBI/DEDE ROSADI
  • FILE - Sejumlah penari Saman tampil dalam acara Didong Semalam Suntuk yang digelar Keluarga Negeri Antara (KNA) di Taman Budaya Aceh, Banda Aceh, Sabtu 11 Desember 2010 malam. SERAMBI/HARI TEGUH PATRIA
  • FILE - Para penari Saman tampil di Banda Aceh, 18 September 2011. SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
Previous

Sertifikat Saman Gayo sebagai warisan budaya dunia bukan benda dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco), lembaga PBB yang mengurusi bidang ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan diserahkan kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan, Prof. Wiendu Nuryati, di Anjungan Aceh Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (25/9).

Penyerahan sertifikat Saman tersebut disaksikan Bupati Gayo Lues Ibnu Hasyim, Ketua Harian Komite Nasional untuk Unesco Arief Rahman, Kepala Arsip Nasional, Staf Ahli Menteri Luar Negeri, Deputi Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat. Dari Aceh hadir Bupati Aceh Tengah, Ir Nasaruddin, MM, Kepala Bappeda Aceh Prof Abubakar Karim, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, Wakil Gubernur Aceh Periode 2007-2012 Muhammad Nazar dan sejumlah tokoh Aceh lainnya.

Wakil Menteri Prof Wiendhu Nuryatie menyarankan, agar duplikat sertifikat tersebut disebarkan sampai ke kecamatan, sehingga masyarakat mengetahui warisan budaya tersebut.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan sertifikat Tari Saman yang diterbitkan Unesco sebagaisertifikat yang bergengsi dan bukti perhatian terhadap kekayaan budaya Indonesia. “Saman merupakan kesenian khas dari Gayo Lues, Aceh dan tidak ada satupun yang sama dengannya,” kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

Sementara Bupati Gayo Lues Ibnu Hasyim mengumumkan bahwa Gayo Lues akan menggelar pertunjukan Saman yang ditarikan 5000 penari pada 24 November 2014 mendatang. Sekaligus mengusulkan pada tanggal tersebut sebagai hari “Saman Sedunia.” Saman resmi ditetapkan Unesco sebagai warisan dunia nonbenda pada 24 November 2011 di Bali.

Wakil Gubernur 2007-2012 Muhammad Nazar yang getol mengusulkan Saman sebagai warisan budya dunia bukan benda, seusai penyerahan sertifikat mengatakan, dunia saat ini mempunyai sebuah tarian yang mampu memelihara harmoni dunia. “Dulu kita mencitata-citakan Saman ini menjadi tarian warga dunia, menjaga harmoni, karena dalam Saman semua itu tercermin dari gerakannya,” kata Muhammad Nazar.(fikar w eda).

Berikut sejumlah foto-foto penampilan Tari Saman Gayo dari dokumentasi Harian Serambi Indonesia.