Kelompok Nurdin Abu Minimi Unjuk Diri

Sabtu, 11 Oktober 2014 - 17:51 WIB | Berita | Dilihat: 16.888 kali
  • Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin (baju merah) berfoto bersama Nurdin Bin Ismail Amat alias Abu Minimi (kiri) dan anggotanya di kawasan pedalaman Aceh Timur, Kamis 9 Oktober 2014. Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut menyatakan siap melawan Pemerintahan Aceh dibawah kepemimpinan Zaini Abdullah–Muzakir Manaf (ZIKIR). Mereka mengaku kecewa terhadap Pemerintahan ZIKIR, karena dianggap tidak adil dalam memperhatikan nasib mereka sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagaimana yang telah diatur dalam Perdamaian MoU Helsinki. SERAMBI INDONESIA
  • Nurdin Bin Ismail Amat Alias Abu Minimi (tengah), sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyatakan siap melawan Pemerintahan Aceh dibawah kepemimpinan Zaini Abdullah–Muzakir Manaf (ZIKIR). Mereka mengaku kecewa terhadap Pemerintahan ZIKIR, karena dianggap tidak adil dalam memperhatikan nasib mereka sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagaimana yang telah diatur dalam Perdamaian MoU Helsinki. SERAMBI INDONESIA
  • Nurdin Bin Ismail Amat Alias Abu Minimi (tengah), mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menyatakan siap melawan Pemerintahan Aceh dibawah kepemimpinan Zaini Abdullah–Muzakir Manaf (ZIKIR). Mereka mengaku kecewa terhadap Pemerintahan ZIKIR, karena dianggap tidak adil dalam memperhatikan nasib mereka sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagaimana yang telah diatur dalam Perdamaian MoU Helsinki. SERAMBI INDONESIA
Next
Previous

Sekelompok orang bersenjata yang mengaku sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) unjuk diri sambil mengungkap keterlibatan mereka dalam serangkaian aksi kriminal di Aceh Timur. “Kami juga siap melawan pemerintahan Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf (Zikir),” begitu pernyataan kelompok tersebut yang disampaikan secara khusus kepada Serambi dan Metro TV, Kamis 9 Oktober 2014.

Kelompok bersenjata yang dipimpin Nurdin bin Ismail Amat Alias Nurdin Abu Minimi tersebut memberikan pernyataan pers di satu tempat persembunyian mereka di kawasan Aceh Timur, Jumat kemarin. Nurdin mengaku memiliki markas di seluruh Aceh dan siap melawan Pemerintah Aceh termasuk dengan cara melumpuhkan perekonomian.

“Kami kecewa terhadap pemerintahan Zikir karena tidak adil dalam memperhatikan nasib rakyat termasuk kami sebagai mantan kombatan GAM sebagaimana yang telah diatur dalam butir-butir MoU Helsinki,” tandas Nurdin.

Berita selengkapnya terkait kunjungi www.serambinews.com atau klik disini

Kelompok Bersenpi Unjuk Diri

Menerobos Lokasi Persembunyian Nurdin Abu Minimi

Ini alasan YARA dalam Pertemuan itu