Warga Demo PT Arun

Rabu, 15 Oktober 2014 - 21:15 WIB | Berita | Dilihat: 983 kali
    Petugas polisi saling dorong mendorong dengan warga dan mahasiswa Blang Lancang, Rancong, Lhokseumawe, saat berlangsungnya pengapalan terakhir di pelabuhan PT Arun, Rabu (15/10). Mereka menuntut pemerintah dan Pertamina merealisasikan janjinya menyediakan tempat relokasi bagi 542 KK warga Eks Blang Lancang dan Rancong yang tergusur pasca dibangun PT Arun dulunya. SERAMBI/ZAKI MUBARAK
    Mahasiswa dan warga Blang Lancang, Rancong, Lhokseumawe, melakukan demo depan pabrik PT ARUN saat berlangsungnya pengapalan terakhir di pelabuhan PT Arun, Rabu (15/10/2014). Mereka menuntut pemerintah dan Pertamina merealisasikan janjinya menyediakan tempat relokasi bagi 542 KK warga Eks Blang Lancang dan Rancong yang tergusur pasca dibangun PT Arun dulunya. SERAMBI/ZAKI MUBARAK
    Warga yang berdemo membakar ban bekas di depan pabrik PT Arun saat berlangsungnya pengapalan terakhir di pelabuhan PT Arun, Lhokseumawe, Rabu (15/10/2014). Mereka menuntut pemerintah dan Pertamina merealisasikan janjinya menyediakan tempat relokasi bagi 542 KK warga Eks Blang Lancang dan Rancong yang tergusur pasca dibangun PT Arun dulunya. SERAMBI/ZAKI MUBARAK
Next
Previous

Ratusan masyarakat beserta mahasiwa berdemo di depan PT Arun saat acara serimonial pelepasan kapal LNG ke Korea Selatan berlangsung. Mereka menuntut pemerintah dan Pertamina bisa merealisasikan janjinya yakni menyediakan tempat relokasi bagi 542 KK warga Eks Blang Lancang dan Rancong yang tergusur pasca dibangun PT Arun dulunya.

Manajemen PT Arun termasuk Vice President Direktur PT Arun Del Yuzar menemui para pendemo. Dihadapan para pendemo Del Yuzar mengatakan akan menyampaikan semua tuntutan pendemo tersebut ke pihak Pertamina.

SERAMBI/ZAKI MUBARAK