Ricuh Jilid Kedua di Gedung Wakil Rakyat

Rabu, 10 Desember 2014 - 10:00 WIB | Berita | Dilihat: 5.660 kali
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin naik ke atas meja dan berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9//12/2014).
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin naik ke atas meja dan berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9//12/2014).
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota dewan mengikuti rapat paripurna khusus penetapan Ketua definitif DPRA, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) berusaha mendekati pimpinan dewan usai melempar air mineral ke arah mereka saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota DPRA dari fraksi Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) membawa air mineral untuk di lempar ke arah pimpinan dewan saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin naik ke atas meja dan berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9//12/2014).
  • Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) berusaha mendekati pimpinan dewan usai melempar air mineral ke arah mereka saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12/2014).
  • Personel Brimob Polda Aceh mengamankan ruang Ketua DPRA, Muharuddin usai sidang paripurna khusus penetapan pimpinan definitif DPRA, Selasa (9/12/2014). Pengamanan tersebut terkait kericuhan yang terjadi saat sidang paripurna sedang berlangsung selama dua hari berturut-turut.
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9/12/2014).
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota DPRA dari fraksi Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) melontarkan interupsi saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12/2014).
  • Pengawal Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin berusaha memukul Ridwan Abubakar (Nek Tu) usai melempar botol air mineral ke arah pimpinan dewan, Selasa (9/12/2014).
  • Ketua Sementara DPRA, Tgk Muharuddin bersama Wakil Ketua sementara DPRA, Sulaiman Abda meninggalkan Gedung DPRA usai penetapan Ketua definitif DPRA, Selasa (9/12/2014).
  • Personel Brimob Polda Aceh mengamankan sidang paripurna khusus penetapan pimpinan definitif DPRA, Selasa (9/12/2014). Pengamanan tersebut terkait kericuhan yang terjadi saat sidang paripurna sedang berlangsung selama dua hari berturut-turut.
  • Personel Brimob Polda Aceh mengamankan sidang paripurna khusus penetapan pimpinan definitif DPRA, Selasa (9/12/2014). Pengamanan tersebut terkait kericuhan yang terjadi saat sidang paripurna sedang berlangsung selama dua hari berturut-turut.
  • Anggota dewan mengikuti rapat paripurna khusus penetapan Ketua definitif DPRA, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota dewan mengikuti rapat paripurna khusus penetapan Ketua definitif DPRA, Selasa (9/12/2014).
  • Anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), Ridwan Abubakar (Nek Tu) berusaha mendekati pimpinan dewan usai melempar air mineral ke arah mereka saat memprotes penetapan Ketua definitif DPRA yang dijabat Tgk Muharuddin, Selasa (9/12/2014).
Next
Previous

KERICUHAN di ruang sidang DPRA yang terjadi Senin (8/12/2014) berlanjut dalam persidangan lanjutan, Selasa (9/12/2014) pagi. Seperti pada malamnya, kericuhan jilid kedua ini juga diawali dengan interupsi Ridwan Abubakar alias Nek Tu yang meminta sidang ditunda sampai selesainya persoalan internal di Partai Aceh (PA), terkait usulan calon Ketua DPRA dari partai tersebut.

Agenda Sidang Paripurna Khusus DPRA pada Selasa kemarin adalah penetapan usulan pimpinan definitif periode 2014-2019. Sidang dipimpin Ketua Sementara DPRA, Muharuddin yang juga dari PA.

Foto-Foto : SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA
Teks : SERAMBI INDONESIA/ZAINAL ARIFIN M NUR