Indahnya Air Terjun 7 Bidadari

Selasa, 23 Desember 2014 - 20:20 WIB | Story | Dilihat: 8.529 kali
  • Anggota Komunitas Lhokseumawe Adventure Trail Community (Lhantac), sedang menyeberangi sungai. Foto: MenatapAceh.com/Mukhlis Azhar/Str
  • Pemandangan di lokasi Air Terjun 7 Bidadari. Foto: MenatapAceh.com/Mukhlis Azhar/Str
  • Air Terjun 7 Bidadari. Foto: MenatapAceh.com/Mukhlis Azhar/Str
  • Anggota Komunitas Lhokseumawe Adventure Trail Community (Lhantac), di Air Terjun 7 Bidadari. Foto: MenatapAceh.com/Mukhlis Azhar/Str
Next
Previous

SEKITAR satu bulan lalu, komunitas Lhokseumawe Adventure Trail Community (Lhantac) bergerak ke lokasi air terjun di SP I Transmigrasi Mbang Geurudong Pase, Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat setempat menyebutnya air terjun “Tujuh Bidadari”. Air terjun yang masih sangat alami ini, berjarak sekitar 50 kilometer dari Kota Lhokseumawe.

Belum ada literatur sejarah yang pasti kenapa sampai diberi nama tujuh bidadari. Kuat dugaan, bentuknya yang indah dan terdiri atas tujuh tingkat inilah yang membuat masyarakat setempat menyebutnya tujuh bidadari. Antara satu tingkat dengan tingkat lainnya berjarak sekitar lima meter, dengan ketinggian air terjun masing-masing berkisar tiga sampai empat meter. Airnya juga sangat jernih, sehingga sangat sejuk bagi yang ingin berendam lama-lama di aliran Krueng (sungai) Pase dan Krueng Suak tersebut.

Hanya saja, bukan perkara mudah untuk mencapai lokasi tersebut. Karena jalan masih seadanya, jika kemarau penuh debu dan bila hujan akan berlumpur. Jika saja ada campur tangan pemerintah, bukan tidak mungkin air terjun tujuh bidadari ini akan menjadi salah satu objek wisata favorit di Aceh Utara, sehingga akan mendongkrak ekonomi masyarakat setempat. Semoga Pemkab Aceh Utara melirik dan memanfaatkan potensi ini.(*)

TEKS: SAIFUL BAHRI
FOTO: MUKHLIS AZHAR (ANGGOTA LHANTAC)