Cover Depan Serambi Indonesia Pasca Tsunami

Kamis, 25 Desember 2014 - 17:09 WIB | Berita, Tsunami 10 | Dilihat: 786 kali

Inilah halaman depan Harian Serambi Indonesia yang terbit pada 1 Januari 2005, seminggu paska gempa dan tsunami mengoyak Aceh. Tak kurang 55 orang karyawan, 13 diantaranya adalah redaktur dan wartawan senior hilang dihempas tsunami. Dan Serambi sempat berhenti terbit.

Meski secara fisik tidak terbit, Serambi sejatinya tetap “terbit” dengan menjadi salah satu halaman di Harian KOMPAS yang khusus memberitakan tsunami Aceh. Dan pada 1 Januari 2005, Serambi kembali hadir dengan menggunakan mesin cetak yang ada di Kota Lhokseumawe. Dan selama 1 minggu, seluruh koran dibagi secara gratis termasuk ke kamp-kamp pengungsian.