Pembongkaran Mobil Impor Bekas Singapura di Krueng Raya

Selasa, 13 Januari 2015 - 20:44 WIB | Berita | Dilihat: 11.669 kali
  • Mobil Impor010
    Sejumlah mobil impor bekas dari Singapura tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor009
    Mobil impor bekas dari Singapura terparkir di gudang usai diturunkan dari kapal di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor008
    Mobil impor bekas dari Singapura terparkir di gudang usai diturunkan dari kapal di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor007
    Mobil impor bekas dari Singapura terparkir di gudang usai diturunkan dari kapal di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor006
    Sejumlah mobil impor bekas dari Singapura tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor005
    Sejumlah mobil impor bekas dari Singapura tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor004
    Sejumlah mobil impor bekas dari Singapura tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor003
    Sejumlah mobil impor bekas dari Singapura tiba di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor002
    Pekerja menurunkan mobil impor bekas dari Singapura di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
  • Mobil Impor001
    Mobil impor bekas dari Singapura terparkir di gudang usai diturunkan dari kapal di Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Aceh Besar, Selasa (13/1/2015).
Next
  • Mobil Impor010
  • Mobil Impor009
  • Mobil Impor008
  • Mobil Impor007
  • Mobil Impor006
  • Mobil Impor005
  • Mobil Impor004
  • Mobil Impor003
  • Mobil Impor002
  • Mobil Impor001
Previous

Sebanyak 59 mobil impor bekas dari Singapura yang masuk melalui Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar yang tertahan selama beberapa hari, akhirnya dibongkar di Pelabuhan itu, Selasa (13/1/2015), setelah pihak Bea dan Cukai mengeluarkan izin pembongkaran dan penyimpanan mobil tersebut di gudang PT Pelindo. SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA