Wanita Aceh Senangi Giok

Senin, 9 Pebruari 2015 - 19:57 WIB | Story | Dilihat: 3.432 kali
Next
Previous

Fenomena baru di Aceh, perburuan batu giok di kawasan hutan atau juga perkampungan, mulai dari wilayah barat-selatan, sebagian timur, sampai tengah Aceh telah mampu menarik perhatian wanita. Kaum hawa ini yang dikenal senang dengan perhiasan, membidik batu akik sebagai bagian dari penampilannya.
Selama ini, batu giok yang digandrungi kaum laki-laki untuk menghiasi jarinya, kini merambah ke wanita, bukan hanya para ibu-ibu, tetapi juga para remaja putri. Hiasan wanita, tentunya tidak sebatas cincin, tetapi juga liontin, gelang dan lainnya yang bisa didapat di pasar gemstone Ulee Lheue, Banda Aceh.
Ketertarikan wanita terhadap batu akik terlihat jelas di Atjeh Batee Festival di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, dari 3 sampai 7 Februari 2015 dan ditutup dengan pengumuman pemenang pada 8 Februari 2015. Keindahan batu giok dengan aneka jenis ini mampu mengundang para wanita melihat secara langsung.
Bukan itu saja, di tempat penjualan gagang cincin atau gantungan liontin di kawasan Pasar Aceh, kaum hawa mendominasi. Itulah Aceh hari ini, demam batu giok telah merasuki seluruh kalangan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali denyut perekonomian Aceh.

FOTO : SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA
TEKS : SERAMBI/ M NUR