Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh

Jumat, 1 Mei 2015 - 15:04 WIB | Story | Dilihat: 3.564 kali
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat Sponge di kedalaman 25 meter di bawah laut Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sponge merupakan hewan sederhana yang termasuk dalam filum porifera. Hewan ini berfungsi sebagai penyaring lumpur yang terbawa dari daratan ke dalam air laut sehingga dapat mengurangi tingkat kekeruhan air laut. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di kedalaman 20 meter kawasan West Seulako Drift, Sabang, Rabu (11/3/2015). Sabang memiliki sedikitnya 20 lokasi menyelam favorit yang digemari wisatawan lokal dan mancanegara, di antaranya The Canon, Batee Tokong, Sophie Werck, Hydrothermal, Pante Peunateueng, Arus Balee, dan Rubiah Sea Garden SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di kedalaman 20 meter kawasan West Seulako Drift, Sabang, Rabu (11/3/2015). Sabang memiliki sedikitnya 20 lokasi menyelam favorit yang digemari wisatawan lokal dan mancanegara, di antaranya The Canon, Batee Tokong, Sophie Werck, Hydrothermal, Pante Peunateueng, Arus Balee, dan Rubiah Sea Garden SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di kedalaman 20 meter kawasan West Seulako Drift, Sabang, Rabu (11/3/2015). Sabang memiliki sedikitnya 20 lokasi menyelam favorit yang digemari wisatawan lokal dan mancanegara, di antaranya The Canon, Batee Tokong, Sophie Werck, Hydrothermal, Pante Peunateueng, Arus Balee, dan Rubiah Sea Garden SERAMBI/M ANSHAR
  • Menyelam di Sea Gaden Dive Spot, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Lokasi wisata Iboih, Pulau Weh, Sabang, Sabtu (4/5/2015). ============= SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat Sponge di kedalaman 25 meter di bawah laut Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sponge merupakan hewan sederhana yang termasuk dalam filum porifera. Hewan ini berfungsi sebagai penyaring lumpur yang terbawa dari daratan ke dalam air laut sehingga dapat mengurangi tingkat kekeruhan air laut. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Gerombolan ikan di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong dive site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Tokong merupakan salah satu spot menyelam yang terkenal dengan arus laut yang kencang. SERAMBI/M ANSHAR *** Local Caption *** Kekayaan Alam Bawah Laut Aceh Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara. Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia. Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama. ÊÊ Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang Êjenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter.ÊNamun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional.Ê ÊFOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR
  • Penyelam melihat sea fans di kedalaman 25 meter di bawah laut di Tokong Dive Site, Sabang, Sabtu (11/4/2015). Sea fans (kipas laut) merupakan biota bawah laut yang paling diminati para penyelam lokal dan mancanegara di Pulau Weh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Ikan Surgeon Fish di kedalaman 10 meter bawah laut Sea Gaden Dive Spot, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Ikan Surgeon Fish di kedalaman 10 meter bawah laut Sea Gaden Dive Spot, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Ikan di bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Ikan Surgeon Fish di kedalaman 10 meter bawah laut Sea Gaden Dive Spot, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Ikan Lion Fishdi bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR
  • Ikan belut laut (moa) bermain di bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Penyelam menikmati keindahan bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
  • Ikan di bawah laut di Sea Gaden Dive site, Sabang, Pulau Weh, (21/03/2015). Sea garden dengan kedalaman 10 hingga 18 meter merupakan spot paling cocok bagi penyelam pemula. SERAMBI/M ANSHAR (AAN)
Next
Previous

>Kekayaan alam bawah laut Aceh dengan keanekaragaman biota lautnya selalu menjadi buruan para penyelam lokal dan mancanegara.

Dari sejumlah spot menyelam di Aceh, Pulau Weh, Sabang menjadi tempat yang paling diminati, karena memiliki 20 spot menyelam. Beberapa di antaranya seperti Tokong yang kaya akan tumbuhan Sea Fans (kipas laut), Arus Balee yang terkenal dengan arus kencang di sekitar lokasi penyelaman, dan Canyon memiliki tebing dan keindahan bawah laut yang telah mendunia.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, dalam setahun sedikitnya 1,5 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Aceh. Dari jumlah tersebut, 600 ribu wisatawan mengunjungi Sabang. Selain melihat berbagai objek wisata sejarah dan pemandangan alam, sebagian besar wisatawan asing menjadikan taman bawah laut Sabang sebagai objek utama.   
Akhir Maret 2015 lalu, fotografer serambi bersama komunitas Horehore Dive Club (H2dc) Aceh mencoba merekam alam bawah laut di Tokong dan Arus Balee. Di dua lokasi ini, para penyelam dapat melihat ratusan karang  jenis Sea Fans (kipas laut), Sponge (soft coral) dan ikan-ikan besar seperti hiu Black Tip, Manta, hingga Penyu di kedalaman 20 hingga 30 meter. Namun sensasi menyelam di dua lokasi hanya bisa dinikmati oleh penyelam berpengalaman, karena kuatnya arus laut bisa membahayakan penyelam atau mungkin saja menjadi tantangan sendiri bagi penyelam profesional. 

 FOTO DAN TEKS:SERAMBI/M ANSHAR