200 Personel Polisi Buru Kelompok Din Minimi

Selasa, 5 Mei 2015 - 17:46 WIB | Berita | Dilihat: 3.128 kali
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli bersama personel Brimob Polda Aceh memeriksa rumah warga yang ditemukan percikan darah salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Personel Brimob Polda Aceh memeriksa rumah warga yang ditemukan percikan darah salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
  • Personel Brimob Polda Aceh terus memburu salah seorang anggota kelompok Din Minimi yang berhasil lolos usai ditembak polisi, di kawasan Limpok, Darussalam, Aceh Besar, Selasa (5/5/2015).
Next
Previous

200 personel polisi dari Polda Aceh diturunkan ke kawasan Desa Limpok, Darussalam, Banda Aceh, untuk memburu kelompok Din Minimi, Selasa (5/5/2015). Operasi penyisiran ini dilakukan menyusul tertangkapnya TP di kawasan tersebut pada Selasa dinihari.
TP dikietahui bersama salah satu rekannya dan pada penyergapan Selasa dinihari berhasil lolos. Polisi juga memeriksa sebuah rumah dan menemukan bercak darah. Diduga, buruan polisi itu juga memiliki senjata api laras panjang jenis AK-47. SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA