Inilah Suasana Rumah Martunis

Minggu, 5 Juli 2015 - 20:30 WIB | Berita | Dilihat: 6.752 kali
  • Foto-foto Martunis yang terpajang di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Foto-foto Martunis yang terpajang di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Suasana kamar tidur Martunis yang terlihat sederhana di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Foto-foto Martunis yang terpajang di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Foto-foto Martunis yang terpajang di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Sarbini memperlihatkan foto-foto anaknya Martunis di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Sarbini ayah kandung Martunis memperlihatkan jerse timnas Portugal yang ditandatangi langsung oleh ayah angkatnya Cristiano Ronaldo. Foto Direkam di rumah Martunis di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Sepatu bola milik Martunis yang tersimpan di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Suasana kamar tidur Martunis yang terlihat sederhana di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Sarbini ayah kandung Martunis memperlihatkan jerse timnas Portugal yang ditandatangi langsung oleh ayah angkatnya Cristiano Ronaldo. Foto Direkam di rumah Martunis di Gampong Tibang, Banda Aceh, Minggu (5/7/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
Previous

Martunis remaja korban tsunami asal Aceh yang direkrut klub asal Portugal, Sporting Lisbon dalam sepekan ini menjadi perbincangan hangat di berbagai media internasional, nasional dan dunia maya. Bahkan kisah Martunis menjadi bahasan mengenai kisah bocah yang selamat secara terkatung-katung di lautan selama 21 hari pascatsunami 26 Desember 2004.

Kisah sukses Martunis yang berseragam Sporting Lisbon dibahas dengan berbagai pujian dan harapan. Ternyata keluarga Martunis hidup sederhana di rumahnya di Gampong Tibang, Banda Aceh. Kini ayah Martunis hidup bersama istri keduanya, setelah ibu Martunis tak selamat bersama adik dalam musibah tsunami. Kini Sarbini mengalami gangguan penglihatan sejak dua tahun belakangan ini.

Meski kini anaknya jauh di Eropa, Sarbini menitip pesan agar menjaga nilai-nilai ke Acehan. Jagan sampai Martunis lupa menjalankan ibadahnya. Orang tua selalu mendoakan agar Martunis berlatih dengan tekun dan disiplin. Hendaknya segala intruksi yang diberikan pelatih dijalankan dengan baik di lapangan dan di luar lapangan.

“Semoga martunis tidak pernah meninggalkan shalat dan tetap mengaji selama di Portugal. Martunis saat menelpon mengaku kangen dengan keluarga dan teman-temannya. Tapi saya memberi semangat agar Martunis bersabar supaya cita-citanya menjadi pemain profesional menjadi kenyataan,” harap Sarbini sambil memperlihatkan berbagai koleksi foto Martunis di rumahnya, Minggu (5/7/2015).
SERAMBI INDONESIA/BUDI FATRIA