Membersihkan Sampah di Lut Tawar

Senin, 3 Agustus 2015 - 21:10 WIB | Berita | Dilihat: 150 kali
  • Para penyelam sedang melakukan persiapan
    Persiapan para penyelam Gayo Diving Club (GDC) untuk memungut sampah di dasar Danau Lut Tawar, Senin 2 Agustus 2015. SERAMBI/MAHYADI
  • Para penyelam dari Gayo Diving Club (GDC) mengambil sampah di dasar danau
    Para penyelam dari Gayo Diving Club (GDC) mengambil sampah di dasar Danau Lut Tawar, Minggu 2 Agustus 2015. SERAMBI/MAHYADI
  • Mengambil sampah
    Mengambil sampah. SERAMBI/MAHYADI
  • Membersihkan Danau Lut Tawar
    Sejumlah peserta sedang mengambil sampah yang berserakan di Pante Menye, Bintang, Senin 2 Agustus 2015. SERAMBI/MAHYADI
  • Bersihkan sampah di dasar Danau Lut Tawar
    Bersihkan sampah di dasar Danau Lut Tawar. SERAMBI/MAHYADI
  • Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar
    Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar. SERAMBI/MAHYADI
  • Tumpukan Sampah di Pante Menye
    Tumpukan sampah di pesisir Pante Menye, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin 2 Agustus 2015. SERAMBI/MAHYADI
  • Mengambil sampah di dasar Danau Lut Tawar
    Mengambil sampah di dasar Danau Lut Tawar. SERAMBI/MAHYADI
  • Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar
    Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar. SERAMBI/MAHYADI
Next
  • Para penyelam sedang melakukan persiapan
  • Para penyelam dari Gayo Diving Club (GDC) mengambil sampah di dasar danau
  • Mengambil sampah
  • Membersihkan Danau Lut Tawar
  • Bersihkan sampah di dasar Danau Lut Tawar
  • Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar
  • Tumpukan Sampah di Pante Menye
  • Mengambil sampah di dasar Danau Lut Tawar
  • Membersihkan sampah di dalam Danau Lut Tawar
Previous

TAKENGON – Gayo Diving Club (GDC) dan Datsun Gayo Club (GDC) bersama sejumlah komunitas yang terdiri dari kalangan mahasiswa serta masyarakat, Minggu (2/8/2015) melakukan pembersihan sampah di pesisir Pantai Menye, Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan tersebut, bukan hanya difokuskan untuk pembersihan sampah di pesisir pantai, melainkan sampah-sampah yang ada di dasar Danau Lut Tawar, juga dipungut dan dibersihkan. Untuk pemungutan sampah di dasar danau, dilakukan beberapa orang penyelam dari Gayo Diving Club. Koordinator kegiatan Irwan Fauzi kepada Serambinews.com, Minggu (2/8/2015) mengatakan, bakti sosial sejumlah komunitas, mahasiswa serta masyarakat, didasari rasa keprihatinan terhadap kondisi danau yang telah tercemar oleh sampah. “Keberadaan sampah ini, selain mencemari, juga merusak pemandangan di pantai ini,” kata Irwan Fauzi.

Kegiatan pembersihan sampah ini, menjadi penting untuk kebersihan lingkungan juga bagian dari edukasi kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarang. Apalagi dibuang kedalam danau sehingga dapat merusak kondisi alam serta keindahan danau. “Di Pantai Menye ini, kalau kita lihat permukaannya memang indah dan bersih. Padahal, di dasarnya sampah bertumpuk,” keluhnya.

Amatan Serambinews.com, di sepanjang pesisir Pantai Menye, puluhan orang berbaris memungut sampah yang bertebaran yang garis pantai. Bukan hanya orang dewasa, sejumlah anak-anak ikut ambil bagian dalam kegiatan itu. Sementara, para penyelam dari GDC, hampir satu jam berada di dasar danau untuk mengambil sampah plastik yang terbenam di dasar danau.

Berita dan Foto:

SERAMBI/MAHYADI