Rumah Bantuan Keluarkan Hawa Panas

Rabu, 9 September 2015 - 16:34 WIB | Berita | Dilihat: 256 kali
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memperlihatkan air panas dari bak mandi rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
    Warga memperlihatkan air panas dari bak mandi rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Petugas KLH Banda Aceh memeriksa hawa panas dari lantai rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
    Petugas KLH Banda Aceh memeriksa hawa panas dari lantai rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Septic tank rumah bantuan yang dihuni Rusli Raden (65), korban tsunami di Jalan Kamboja, Dusun T Tuan Dipulo, Gampong Lampulo, Banda Aceh, Selasa (5/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
    Septic tank rumah bantuan yang dihuni Rusli Raden (65), korban tsunami di Jalan Kamboja, Dusun T Tuan Dipulo, Gampong Lampulo, Banda Aceh, Selasa (5/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memperlihatkan air panas dari bak mandi rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Warga memadati rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh untuk melihat dan merasakan hawa panas dari lantai rumah tersebut, Selasa (8/9/2015). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Petugas KLH Banda Aceh memeriksa hawa panas dari lantai rumah milik Rusli Raden (65) di Lampulo, Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (8/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Septic tank rumah bantuan yang dihuni Rusli Raden (65), korban tsunami di Jalan Kamboja, Dusun T Tuan Dipulo, Gampong Lampulo, Banda Aceh, Selasa (5/9/2015).
SERAMBI/BUDI FATRIA
Previous

Rumah bantuan yang dihuni Rusli Raden (65), korban tsunami di Jalan Kamboja, Dusun T Tuan Dipulo, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, sejak Sabtu (5/9/2015) pagi, mengeluarkan hawa panas.

Sementara itu, Kepala KLH Banda Aceh, Edisah Putra SH melihat langsung kondisi rumah yang mengeluarkan hawa panas itu, dan menyimpulkan hasil pengukuran alat pendeteksian CH4 terindikasi di bawah rumah itu mengandung semacam gas metana, yakni penumpukan dari limbah cair dan limbah padat.
SERAMBI/BUDI FATRIA