Polisi Gagalkan Rencana Penyerangan Rutan Kajhu, Aceh Besar

Jumat, 11 September 2015 - 19:33 WIB | Berita | Dilihat: 2.173 kali
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata.
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
    Konferensi pers terkait penangkapan kelompok bersenjata.
Next
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Polisi menggiring tahanan yang diduga terlibat dalam rencana pembobolan Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Polisi juga mengamankan barang bukti senjata api yang ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba diperlihatkan dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
  • Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin (kiri) didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Subekti memperlihatkan senjata api dan peralatan yang diduga akan digunakan untuk membobol Rumah Tahanan (Rutan) Kajhu, Aceh Besar oleh komplotan gembong narkoba dalam konferensi pers di Polda Aceh, Jumat (11/9/2015). Barang bukti tersebut ditemukan di rumah kosong dalam kompleks Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (10/9/2015) malam.   SERAMBI/M ANSHAR
Previous
Fotografer: M Anshar

TAGs: / / / /