Berjudi, Tiga Pria Dicambuk

Sabtu, 7 November 2015 - 15:37 WIB | Berita | Dilihat: 126 kali
  • PETUGAS Willayatul Hisbah (WH) Aceh Utara membawa pria yang terlibat kasus judi untuk dicambuk di atas panggung halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11). SERAMBI/JAFARUDDIN
  • ALGOJO mencambut seorang remaja yang terlibat kasus judi di Halaman Masjid Al Ikhsan Gampong Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11). SERAMBI/JAFARUDDIN
  • RATUSAN Warga memadati halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara untuk menyaksikan hukuman cambuk, Jumat (6/11). SERAMBI/JAFARUDDIN
  • ALGOJO mencambut seorang remaja yang terlibat kasus judi di halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11). SERAMBI/JAFARUDDIN
  • APARAT Polres Aceh Utara mengawal proses hukum cambuk terhadap tiga pria terlibat kasus judi di halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11).SERAMBI/JAFARUDDIN
  • UNSUR Muspida Aceh Utara berdoa usai proses hukum cambuk terhadap tiga penjudi di halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11). SERAMBI/JAFARUDDIN
Next
Previous

Tiga pria yang terlibat kasus judi (maisir) dicambuk 18 kali di halaman Masjid Al Ikhsan, Gampong Matang Ubi Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat (6/11/2015). Eksekusi itu dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhoksukon, Aceh Utara atas putusan Mahkamah Syar’Iyah Lhoksukon, Aceh Utara, yang disaksikan ratusan masyarakat.

Ketiganya adalah, Zakaria alias Jak (46) warga Desa Ude Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara lalu Mardani (43) Warga Gampong Batuphat Timur, Muara Satu, Lhokseumawe dan Zulfahmi (19) remaja asal Gampong Krueng Baro Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Mereka dicambuk karena melanggar Qanun Nomor 13 tahun 2003 tentang Maisir. (jaf)