Melihat Tugu Nol Kilometer Bawah Laut Sabang

Minggu, 3 Januari 2016 - 18:53 WIB | Nanggroe, Story | Dilihat: 1.034 kali
Next
Previous

Tak hanya Tugu Nol Kilometer yang menandakan penanda geografis paling ujung Indonesia di Pulau Weh Sabang, namun saat ini daerah tujuan wisata bawah laut itu telah memiliki objek wisata baru yaitu Tugu Nol Kilometer Bawah Laut.

Saat Serambi menyelam untuk melihat langsung tugu tersebut di kedalaman 12 meter di bawah laut di Rubiah Jetty Dive Spot, Pulau Weh Sabang, Sabtu (2/1/2016) banyak penyelam yang berpose di seputaran tugu. Di lokasi itu juga terdapat beberapa kursi dan meja serta taman karang layaknya taman di daratan pada umumnya.

Panglima Laot Iboih, Muhammad AG mengatakan areal yang dibangun oleh masyarakat Iboih dan beberapa tim selam Scuba Weh Diving Center, Rubiah Tirta, dan Hore-Hore Dive Club (H2DC) Aceh itu dikerjakan selama dua satu bulan dan diresmikan pada akhir Desember 2015 lalu.

Muhammad menambahkan, awalnya di areal seluas 500 meter persegi tersebut diperuntukan bagi restorasi karang, namun dalam perjalanannya tercetus ide membangun tugu untuk menambah daya tarik wisatawan.

Tugu dari bahan semen sepanjang 3 meter dengan lebar dasar 1,5 meter persegi di areal seluas 500 meter persegi itu dibangun dengan anggaran dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Sabang sebersar Rp 150 juta. Tugu tersebut merupakan miniatur dari Tugu Nol Kilometer Indonesia yang sudah banyak dikenal oleh banyak orang.

Muhammad berharap para investor tertarik untuk berkerjasama dengan masyarakat Iboih dalam pelestarian terumbu karang sekaligus meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke Sabang, misalnya dalam hal pembangunan sarana dan transposrtasi khusunya wisata laut. FOTO DAN TEKS: SERAMBI/M ANSHAR