Indahnya Alam Simpang Jernih

Minggu, 10 Januari 2016 - 21:01 WIB | Story | Dilihat: 640 kali
Next
Previous

Keindahan alam kawasan terisolir Simpang Jernih, Aceh Timur yang
masih perawan tak perlu diragukan lagi. Aliran sungai di antara
jejeran pegunungan nan hijau makin menambah ketakjuban setiap orang
yang datang.
Tetapi untuk menuju Kecamatan Simpang Jernih harus melalui Kota
Langsa dan Kuala Simpang, Aceh Tamiang dengan jarak sekitar 170 km
untuk mencapai Gampong Simpang Jernih. Padahal, jalan dasar sudah
ada dari Birem Bayeun, Aceh Timur dengan jarak 50 km, tetapi belum
ada jembatan untuk dua sungai yang membelah kecamatan itu.
Drs Ahmad, Camat Simpang Jernih, Sabtu (9/1) wilayahnya terdiri
dari 8 gampong, tetapi hanya dua gampong, Simpang Jernih dan Batu
Sumbang yang dapat dilintasi kendaraan. Lima gampong lainnya, HTI
Ranto Naru, Tampor Bor, Tampor Paloh, Meulidi, Ranjang Bedari, dan
Pante Kera, harus mengarungi sungai dengan boat atau getek.
Disebutkan, sumber daya alam melimpah di Simpang Jernih, seperti
jenis tambang, binatang liar dan air terjun yang digunakan warga
warga Gampong Tampor Bor sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
Hidro (PLTMH).
Dia mengungkapkan warganya berharap agar pemerintah membangun jalan
dan jembatan, yaitu dari Kecamatan Biren Bayeun menuju Kecamatan
Simpang Jernih. Sehingga warga tidak lagi melalui Kota Langsa dan
Aceh Tamiang, sekaligus terbebas dari keterisoliran.

FOTO: SERAMBI/SENI HENDRI
teks: SERAMBI/ M NUR

Fotografer: Seni Hendri

TAGs: /