Polresta Rilis Foto DPO Terduga Teroris, Imam Rosidi Protes Terlibat

Kamis, 28 Januari 2016 - 19:43 WIB | Berita | Dilihat: 404 kali
  • Tim Pengacara Muslim (TPA) Aceh, Safaruddin SH mendampingi Imam Rosidi saat melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi foto dirinya yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris bersama sembilan orang lainnya oleh Polresta Banda Aceh, di Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), di Jalan Pelangi, Gampong Keuramat, Banda Aceh, Kamis (28/1/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Tim Pengacara Muslim (TPA) Aceh, Safaruddin SH mendampingi Imam Rosidi saat melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi foto dirinya yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris bersama sembilan orang lainnya oleh Polresta Banda Aceh, di Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), di Jalan Pelangi, Gampong Keuramat, Banda Aceh, Kamis (28/1/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Tim Pengacara Muslim (TPA) Aceh, Safaruddin SH mendampingi Imam Rosidi saat melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi foto dirinya yang dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris bersama sembilan orang lainnya oleh Polresta Banda Aceh, di Kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), di Jalan Pelangi, Gampong Keuramat, Banda Aceh, Kamis (28/1/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
Previous

Imam Rosidi (29) mengaku keberatan dan memprotes Polresta Banda Aceh yang merilis foto dirinya sebagai terduga teroris bersama Sembilan orang lainnya. Penolakan itu disampaikan lantaran saat ini dirinya sedang menjalani masa pembebasan bersayarat (PB) setelah menjalani hukuman lima tahun penjara atas tindak pidana terorisme yang diputus oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Imam Rosidi didampingi Tim Pengacara Muslim (TPA) Aceh, Safaruddin SH mengungkapkan hal itu karena dirinya saat ini sedang menjalani proses PB yang dikeluarkan oleh LP Klas I Batu Nusakambangan, Jawa Tengah pada 24 Desember 2014 dan berakhir pada 23 November 2016. Setiap tiga bulan sekali dirinya selalu melapor keberadannya kepada Balai Permasyarakatan (Bapas) Jakarta Barat. SERAMBI/BUDI FATRIA