Batako Pembangunan Masjid Raya Berkualitas Buruk

Selasa, 16 Pebruari 2016 - 22:45 WIB | Berita | Dilihat: 2.473 kali
  • Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV), HT Ibrahim, Tgk Muhibbussabri mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV), HT Ibrahim, Tgk Muhibbussabri mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA, HT Ibrahim mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA, HT Ibrahim mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV) mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV) mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
    Rombongan Komisi IV DPRA mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
  • Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV), HT Ibrahim, Tgk Muhibbussabri mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA, HT Ibrahim mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA, Asrizal H Asnawi (Wakil Ketua Komisi IV) mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Kondisi halaman Masjid Raya Baiturrahman yang sedang dalam pengerjaan pemasangan 12 payung besar, tempat parkir bawah tanah, serta tempat wudhuk dan toilet, Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA melakukan sidak untuk melihat pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Rombongan Komisi IV DPRA mengecek kualitas batako yang digunakan untuk pembangunan renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh saat sidak, Selasa (16/2/2016). Dalam sidak tersebut anggota DPRA menemukan sejumlah batako yang digunakan berkualitas buruk. SERAMBI/BUDI FATRIA
Previous

MENATAPACEH.COM, BANDA ACEH- Batako yang digunakan untuk proyek renovasi Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh berkualitas buruk. Kondisi itu diketahui setelah rombongan Komisi IV DPRA melakukan kunjungan ke proyek tersebut, Selasa (16/2/2016) siang.
Sehingga anggota DPRA mengkhawatirkan proyek senilai 500-an miliar itu tidak akan tahan lama, karena dibangun asal jadi. Sehingga mereka mengatakan, akan memeriksa kembali kontrak antara pihak kontraktor PT Waskita Karya dengan Pemerintah Aceh, bila ada pembangunan yang tidak sesuai maka harus dibongkar.
Batako itu langsung hancur saat ditinju oleh sejumlah anggota DPRA, padahal batako itu akan digunakan untuk dinding basement masjid raya.
Sebelumnya, saat mengunjungi proyek tersebut mereka sempat protes, karena tidak izinkan masuk ke lokasi. Padahal komisi IV merupakan lembaga yang berwenang mengawasi proyek itu. Namun setelah menunggu beberapa menit, akhirnya mereka diizinkan masuk.