GeRAK Serahkan Dua Berkas Dugaan Korupsi ke KPK

Rabu, 6 April 2016 - 20:43 WIB | Berita | Dilihat: 102 kali
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan berbicara pada pertemuan dengan siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), di sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan berbicara pada pertemuan dengan siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), di sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan didampingi Koordinator GeRAK Aceh Askhalani berbincang pada pertemuan di Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan didampingi Koordinator GeRAK Aceh Askhalani berbincang pada pertemuan di Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA) berfoto dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan saat menggunjungi sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA) berfoto dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan saat menggunjungi sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Koordinator GeRAK Aceh Askhalani menyerahkan berkas dua kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pengembangan kawasan budidaya ayam ras petelur di Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh dan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pembangunan kapal boat perikanan 30 GT dan 40 GT pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh tahun 2013, yang diterima oleh Wakil Pimpinan KPK Basaria Panjaitan, di Sekolah Antikorupsi Aceh, Rabu (6/4/2016) sore. SERAMBI/BUDI FATRIA
    Koordinator GeRAK Aceh Askhalani menyerahkan berkas dua kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pengembangan kawasan budidaya ayam ras petelur di Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh dan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pembangunan kapal boat perikanan 30 GT dan 40 GT pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh tahun 2013, yang diterima oleh Wakil Pimpinan KPK Basaria Panjaitan, di Sekolah Antikorupsi Aceh, Rabu (6/4/2016) sore. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan mengunjungi Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan mengunjungi Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
Next
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan berbicara pada pertemuan dengan siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), di sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan didampingi Koordinator GeRAK Aceh Askhalani berbincang pada pertemuan di Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Siswa Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA) berfoto dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan saat menggunjungi sekolah tersebut, Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Koordinator GeRAK Aceh Askhalani menyerahkan berkas dua kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pengembangan kawasan budidaya ayam ras petelur di Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh dan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pembangunan kapal boat perikanan 30 GT dan 40 GT pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh tahun 2013, yang diterima oleh Wakil Pimpinan KPK Basaria Panjaitan, di Sekolah Antikorupsi Aceh, Rabu (6/4/2016) sore. SERAMBI/BUDI FATRIA
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Pandjaitan mengunjungi Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA), Rabu (6/4/2016). SERAMBI/BUDI FATRIA
Previous

Gerakan Antikorupsi (GeRAK) Aceh menyerahkan dua berkas dugaan korupsi kepada Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan saat berkunjung ke Sekolah Antikorupsi Aceh (SAKA) di Desa Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Rabu (6/4).

Dua berkas dugaan korupsi itu berkenaan dengan program pengadaan pengembangan kawasan budidaya ayam ras petelur di Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh Tahun 2013 dan pengadaan Pembangunan Kapal Boat Perikanan 30 GT dan 40 GT Pada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Tahun 2013.

Koordinator GeRAK Askhalani mengatakan, kedua kasus itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2013. Menurutnya, indikasi kerugian negara dari dua kasus itu mencapai ratusan miliar dengan melibatkan para pejabat tinggi di Aceh.

Fotografer: Budi Fatria

TAGs: / / / / /