Pertunjukan Tari Kolosal Ratoeh Jaroe di TMII

Minggu, 24 April 2016 - 23:12 WIB | Berita | Dilihat: 853 kali
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Para pelajar se Jabodetabek bersama penari menampilkan Tari Ratoeh Jaroe massal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah menerima sertifikat MURI usai penampilan tarian Ratoeh Jaroe Massal pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
  • Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah menyerahkan sertifikat penghargaan kepada perwakilan para penari Ratoeh Jaroe usai tampil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Next
Previous

JAKARTA – Pertujukan tari “Ratoeh Jaroe” yang dibawakan 6.600 penari dari 300 sekolah dan perguruan tinggi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), memeriahkan penutupan rangkaian acara HUT ke-41 Taman Mini, di Tugu Api Pancasila, Taman Mini, Jakarta, Minggu (24/4).

Ratoeh Jaroe yang dipertontonkan tersebut merupakan kreasi anak muda asal Banda Aceh, Yusri yang akrab disapa Dekgam. Gerakan tarinya diambil dari gerak tari yang ada di Aceh, Saman, Likok Pulo, Rapai Geleng, Rapai Saman, Meuseukat dan lain-lain.

Dekgam bersama koleganya yang tergabung dalam “Rumoh Budaya Aceh” mengajarkan tarian tersebut di ratusan sekolah dan perguruan tinggi di Ibukota, dan kemudian berkembang sangat luas di ibukota sejak 2004.

Hadir menyaksikan pertunjukan tari kolosal itu Ketua MPR RI Zulkfili Hasan, Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah, puluhan anggota DPRA, dan sejumlah pejabat dan politisi asal Aceh.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyerahkan hadiah bibit “Bungong Jeumpa” kepada Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII), DR. AJ. Bambang Soetanto. Bibit tersebut diminta agar ditanam di lingkungan Taman Mini, sebagai simbol keindahan dan persaudaraan.

Gubernur Zaini Abdullah yang genap berusia 76 tahun pada hari yang sama, dalam kesempatan itu juga secara khusus mengundang siapa saja untuk hadir ke Aceh, karena Aceh sekarang sudah bertransformasi menjadi wilayah yang aman, nyaman, sekaligus sangat kondusif dengan potensi investasi yang sangat baik.

TEKS: FIKAR W EDA
FOTO-FOTO: HUMAS PEMERINTAH ACEH