Mahasiswa Bentrok Dengan Polisi dan Karyawan PLN Aceh

Kamis, 12 Mei 2016 - 16:26 WIB | Berita | Dilihat: 2.143 kali
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Bob Saril _ GM  PLN Wilayah Aceh
    Bob Saril _ GM PLN Wilayah Aceh
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
    POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
    POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe mencoret papan nama kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GMr PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe mencoret papan nama kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GMr PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
    Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
Next
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Bob Saril _ GM  PLN Wilayah Aceh
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • POLISI mengamankan seorang mahasiswa yang menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh saat aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN Aceh, Bob Saril menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GM PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe mencoret papan nama kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi itu sempat memanas akibat lambatnya GMr PLN menemui demonstran. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Mahasiswa dari BEMA UIN Ar-Raniry, Aceh dan Unimal Lhokseumawe terlibat adu mulut dengan karwayan PLN dan aparat keamanan saat mereka menerobos masuk ke dalam kantor PLN Wilayah Aceh dalam aksi demonstrasi di halaman kantor tersebut, Kamis (12/5/2016). Aksi gabungan mahasiswa tersebut mendesak pihak PLN mengevaluasi kinerja yang selama ini dinilai merugikan masyarakat, serta meminta jaminan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. SERAMBI/M ANSHAR
Previous
Fotografer: M Anshar

TAGs: / /