Keindahan Gua Udeung di Aceh Besar

Senin, 23 Mei 2016 - 17:27 WIB | Story, Syedara Lon | Dilihat: 2.213 kali
  • Stalaktit.
  • Artivisial climbing, adalah teknik penulusuran gua vertikal.
  • Bias cahaya sunset salah satu daya tarik.
  • Teknik penulusuran gua vertikal.
  • Pemetaan dan pendataan Gua dengan standar BCRA(BRITISH CAVE RESEARCH ASOSATION).
  • Persiapan jalur pemanjatan single rope teknik untuk anggota tim.
  • Varisi gaya dalam penulusuran guha menurut ukuran lorong gua.
Next
Previous

Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kawasan karst dengan gua-gua yang masih menyimpan misteri untuk dijelajahi. Salah satunya Gua Udeung, di Desa Lam Juhang, Lhoong, Aceh Besar. Untuk menuju ke Gua Udeung ini hanya dibutuhkan waktu 1 jam dari arah Kota Banda Aceh.

Gua ini menjadi tempat persinggahan burung waled dan memiliki unsur air yang mencukupi. Dibeberapa lorong gua juga terdapat sungai-sungai kecil. Diperkirakan bebetauan didalam gua ini sudah berusia ratusan tahun.

Ada 7 pintu yang terdapat di dalam gua menuju ke perut bumi dengan panjang dan luas yang berbeda beda. Di dalama gua terdapat bebatuan berbentuk panjang yang tumbuh di langit-langit gua (Stalaktit).

Sementara di lantai gua juga tumbuh bebatuan hasil dari tetesan air di langit-langit gua di atasnya yang disebut Stalakmit. Stalaktit dan stalakmit ini masuk dalam jenis batu tetes (dripstone).

Berikut rekam foto Gua Udeung yang didokumentasikan tim Caving Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (UKM PA-LH Metalik ) Unsyiah pertengahan April lalu.

Teks dan Foto: UKM PA-LH Metalik Unsyiah