Jokowi Resmikan PLTMG Arun

Jumat, 3 Juni 2016 - 12:31 WIB | Berita | Dilihat: 160 kali
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
    Presiden Jokowi bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basir, menekan tombol sirine tanda diresmikannya PLTMG 184 MW di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, Kamis (2/6/2016). SERAMBI/ZAKI MUBARAK
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
    Presiden Jokowi bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Dirut PLN Sofyan Basir, menekan tombol sirine tanda diresmikannya PLTMG 184 MW di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, Kamis (2/6/2016). SERAMBI/ZAKI MUBARAK
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
    Presiden Jokowi menandatangani peresmian PLTMG 184 MW di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara satu, Lhokseumawe, yang disaksikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Dirut PLN Sofyan Basir, Kamis (2/6/2016). SERAMBI/ZAKI MUBARAK
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
    Presiden Jokowi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan Dirut PLN Sofyan Basir, meninjau PLTMG usai diresmikan di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (2/6/2016). SERAMBI/ZAKI MUBARAK
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
    Presiden Jokowi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan Dirut PLN Sofyan Basir, meninjau PLTMG usai diresmikan di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (2/6/2016). SERAMBI/ZAKI MUBARAK
Next
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
  • Jokowi Resmikan PLTMG Arun
Previous

Presiden Joko Widodo meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun di Gampong Meuria Paloh, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis (2/6/2016).

Adapun kapasitas listrik mencapai 184 MW atau bisa memasok 50% lebih dari kebutuhan listrik di Aceh yang tercatat mencapai 204,5 MW. “Ada kurang lebih 19 unit mesin yang ditempatkan di bangunan utama PLTMG ini yang menghasilkan kapasitas total 184 MW,” jelas Adi Widyo, Manager Proyek, Adi Widyo Nugroho.

Sementara General Manager PT PLN Wilayah Aceh, Ir Bob Syahril MSc MEng kepada Serambi, Rabu (1/6) menjelaskan, untuk membangun proyek tersebut, PLN telah menginvestasi dananya Rp 1,3 triliun melalui sistem Finnish Export Credit (FEC). Proyek PLTMG ini telah dikerjakan sejak Juni 2014 oleh PT Wijaya Karya selaku kontraktor dengan masa kerja 18 bulan. Proyek ini juga sudah commercial operation date (beroperasi secara komersial) pada 21 Desember 2015 dan pada saat ini sedang dalam tahap warranty period (masa jaminan perbaikan/penggantian item pekerjaan oleh kontraktor jika hasilnya dinilai pemilik proyek tak memuaskan).

“PLTMG Arun ini dibangun PLN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik Aceh dan Sumatera Utara, terutama untuk kawasan industri”, kata Bob Syahril kepada Serambi di Pendapa Gubenur Aceh seusai rapat dengan Gubernur Zaini Abdullah, Rabu (1/6).