40 Imigran Srilanka Terdampar di Perairan Aceh

Sabtu, 11 Juni 2016 - 19:23 WIB | Berita | Dilihat: 1.230 kali
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan. SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
Next
Previous

Imigran Srilanka berada di atas kapal mereka saat terdampar di peraian Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (11/6/2016). Hasil pemeriksaan sementara aparat keamanan, kapal bernomor lambung TN.I.FV.00455-09 itu mengangkut 40 imigran itu bertolak dari Srilanka menuju Australia, namun dalam perjalanan kapal mereka mengalami kerusakan mesin dan sementara kapal itu belum diizinkan merapat ke daratan.