Kapal Imigran Srilanka Merapat di Pantai Lhoknga

Selasa, 14 Juni 2016 - 18:43 WIB | Berita | Dilihat: 1.057 kali
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Petugas membagikan bahan makanan kepada imigran asal Srilanka di pantai Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Tim medis memeriksa kesehatan Imigran asal Srilanka saat kapal mereka merapat di bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Petugas SAR Aceh menaiki kapal Imigran asal Srilanka yang merapat di bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak memperlihatkan rekan mereka yang sakit saat kapal yang ditumpangi mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak memperlihatkan rekan mereka yang sakit saat kapal yang ditumpangi mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
    Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
Next
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Petugas membagikan bahan makanan kepada imigran asal Srilanka di pantai Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kondisi mesin kapal milik imigran asal Srilanka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka memegang anak mereka saat kapal yang ditumpangi menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Tim medis memeriksa kesehatan Imigran asal Srilanka saat kapal mereka merapat di bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Petugas SAR Aceh menaiki kapal Imigran asal Srilanka yang merapat di bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak memperlihatkan rekan mereka yang sakit saat kapal yang ditumpangi mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak memperlihatkan rekan mereka yang sakit saat kapal yang ditumpangi mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar dari perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Imigran asal Srilanka berteriak saat kapal mereka menghantam bibir pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
  • Kapal yang ditumpangi imigran asal Srilanka di lepas pantai kawasan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (14/6/2016). Kapal berbendera India dengan nomor lambung TN-1-FV-00455-09 tersebut mulai merapat ke bibir pantai Lhoknga, karena tali jangkar kapal putus. Sebelumnya mereka telah digiring keluar perairan Aceh, namun kembali lagi dan meminta pasokan bahan bakar untuk melanjutkan perjalanan. SERAMBI/M ANSHAR
Previous
Fotografer: M Anshar

TAGs: / /