Melihat Pembangunan Masjid Raya Dari Udara

Sabtu, 29 Oktober 2016 - 16:39 WIB | Nanggroe | Dilihat: 2.130 kali
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
  • Foto Masjid Raya Baiturrahman dari atas menggunakan drone, Banda Aceh, Kamis (27/10/2016). SERAMBI/HARI MAHARDHIKA
Next
Previous

Masjid Raya Baiturrahman (MRB) dibangun untuk memberikan kenyamanan kepada jamaah yang ingin beribadah sekaligus untuk memperindah Kota Banda Aceh, sebagai Ibu kota Provinsi Aceh dan daerah tujuan wisata islami. Jika mengacu kepada masterplan yang pernah dibuat Pemerintah Aceh, dalam jangka panjang pembangunan dan perluasan masjid raya ini membutuhkan anggaran hingga Rp 2 triliun.

Untuk pembangunan tahun ini Pemerintah Aceh mengeluarkan dana lumayan besar, mencapai Rp 458 miliar. Kontraktor pembangunannya adalah PT Waskita Karya. Perusahaan ini sudah mulai mengerjakan proyek tersebut sejak Juni 2015.
Ada beragam bagian yang dikerjakan, mulai dari pemasangan payung buatan Belanda, kerangka payung yang dirakit di Bekasi, hingga mesin hidrolik yang dipesan dari Jerman. Selain itu, marmer untuk lantai dan koridor di pesan khusus dari Italia.