Pelelangan Ikan di PPS Lampulo

Senin, 8 Mei 2017 - 21:58 WIB | Berita | Dilihat: 115 kali
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
    Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
    Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
    Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
    Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
    Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
    Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
    Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
    Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
Next
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Pedagang ikan melintas di antara kubangan air di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Genangan air bekas ikan yang menimbulkan bau tak sedap sangat mengganggu pembeli dan pedagang di PPS yang baru diresmikan itu. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
  • Nelayan melelang ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Senin (8/5/2017). Jika dikelola dengan baik, PPS Lampulo yang berada di ujung Barat Pulau Sumatera, dan berhadapan langsung dengan jalur pelayaran internasional yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka tersebut akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat Aceh. SERAMBI/M ANSHAR
Previous
Fotografer: M Anshar

TAGs: / / / /